Author Archives: Marco Kusumawijaya

Maria Sri Astuti Kusumawijaya

Maria Sri Astuti Kusumawijaya, teman terdekatku di masa remaja, telah pergi. Mungkin masih menyimpan marah kepadaku, karena aku tidak hadir pada makan malam lamaran anak laki-lakinya, sepuluh hari lalu. Sedang aku terus merencanakan kata-kata untuk disampaikan nanti ketika bertemu pada … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

MISSING LINK ARSITEKTUR

Meskipun pernah muncul sedikit pada beberapa episod, permukiman kepadatan dan ketinggian menengah 4-6 lantai umumnya menjadi missing link. Terjadi lompatan jauh dari 1-2 lantai menjadi belasan lantai ke atas. Padahal kepadatan dan ketinggian menengah itu, 250-350 jiwa per ha, 4-6 … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Space

should be present enought to be felt, yet empty enough to be filled. Architecturally speaking.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

By-Products

Besides the well intended products, our cultures have produced by-products that are harmful to the environment and perhaps to the whole idea of life. That is why it is important to focus on process, because when we focus on process … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

INTOLERANSI YANG ABSURD TERHADAP BECAK

Baru sadar akan angka-angka mobil vs. becak di Jakarta. Mempesona. Ada sekitar 2,500,000 mobil penumpang pribadi. Hanya ada 1,700an becak. Mobil-mobil itu memakai 25,000,000 m2 lahan jalan kalau diam tak bergerak. Kalau bergerak bisa 50,000,000 hingga 60,000,000 m2 (Belum lagi … Continue reading

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Mengapa Reklamasi Jakarta Dapat Dibatalkan?

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mengapa Generasi Sekarang Biasa Mencampurkan Bahasa Inggeris dan Indonesia?

Saya gunakan kata “biasa”, bukan “suka”. Sebab kelihatannya ini bukan soal mereka suka, melainkan karena terbiasakan. Kemungkinsn sebab-sebab yang sejauh ini dapat saya amati adalah: Penggeseran Bahasa Indonesia dari bahasa kedua menjadi bahasa pertama, lalu masuknya Bahasa Inggeris sebagai bahasa … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment