Category Archives: Uncategorized

MENDEKATKAN KOTA (YANG MAKIN DIJAUHKAN DARI KITA)

Telinga-telinga di balai kota, yaitu kantor gubernur dan DPRD, makin jauh dari jangkauan suara kita. Suara-suara mereka kita dengar karena mereka berteriak dari kejauhan, diperantai oleh media yang dimiliki dan disunting oleh orang-orang yang makin jauh dari kebanyakan warga. Meja … Continue reading

Posted in Uncategorized | 1 Comment

People-driven Reconstruction in Post-Tsunami Aceh: The Hidden Danger on Disaster-stricken Area Is the Exposure of the Land to the Market Force.

A documentary of our work in post-tsunami Aceh. JUB-Uplink People-driven post tsunami reconstruction in Aceh part 1/4 The hidden danger on disaster-stricken area is the exposure of the land to the market force. Uplink… YOUTUBE.COM

Posted in Uncategorized | Leave a comment

IBU MURNI DIGUSUR 4 KALI

Sore tadi saya juga mengunjungi Kampung Rawa Elok di Kapuk Muara. Ibu Murni telah mengalami 4 kali penggusuran dalam beberapa dasawarsa hidupnya di Jakarta. Semuanya karena “pembangunan infrastruktur” (jalan layang, jalan inspeksi dan pembetonan sungai, dll.) Sangat sedih mendengar kisahnya. … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

KOMUNITAS ANAK KALI CILIWUNG

Kampung di sebelah satu-satunya sisa tembok kota tua Batavia ini mengingatkan Kampung yang pernah ada di Kunir yang saya kunjungi kemarin, dan telah post-kan. Ini masih ada. Masyarakat dengan sukarela telah memundurkan rumahnya hingga di antara kali dan depan rumahnya … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

KAMPUNG KUNIR di Tepian Kota Tua Jakarta

Pagi ini saya berbincang dengan korban penggusuran di Jalan Kencur, Kota Tua Jakarta. Mereka sudah 8 bulan bertahan di dalam tenda dan teduhan sementara di tempat dulu mereka tinggal selama puluhan tahun dan membangun komunitas, setelah rumah-rumah permanen dan komunitas … Continue reading

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Membayangkan Kembali suatu Commons

Terjemahan dari Abdoumaliq Simone: Jakarta, Drawing the City Near (University of Minnesota Press, 2015), halaman 261-267. (Garis bawah dari penerjemah, Marco Kusumawijaya).   Kesimpulan Membayangkan Kembali suatu Commons* Pemikiran perkotaan akhir-akhir ini menempatkan tekanan besar pada gagasan commons perkotaan. Ketika … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

2015 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2015 annual report for this blog. Here’s an excerpt: The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 19,000 times in 2015. If it were a … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment