Monthly Archives: July 2019

A Case for Urban Social Housing for Indonesian Next Government

(Published in the Jakarta Post with different title on Jakarta’s 492nd anniversary. See below) Marco Kusumawijaya dan Muhammad Zul Qisthi Housing programme in Indonesia has never been successful enough 67 years after the Housing Congress in 1952, where Muhammad Hatta … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kurasa aku bukan seorang petani…

Jangan khawatir. Ini hanyalah cara untuk menjalani hidup saja. (Zatoichi, Yang Terakhir)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tuhan tidak tidur…

Tahunya dari apa? Detak jantung,  mata terbuka?

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kantong…dan lain-lain yang berlebihan.

Mungkin banyak keluarga kini mengalami ini: punya banyak sekali kantong lipat yang dimaksudkan sebagai pengganti kantong plastik. Banyak yang gratis sejak dikampanyekan bahwa kantong yang dapat dipakai banyak kali ini ramah lingkungan. Yang mulai berlimpah-limpah adalah juga botol minum segala … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Jalan

Ketika kehidupan publik menjemukan dan bahkan memualkan dengan kedangkalan dan omong kosong, maka waktunya memilih jalan sepi yg jarang ditapaki atau buat jalan sendiri ke tempat-tempat yg menepi dari hiruk pikuk tak bermanfaat. Carilah jalan yang layak ditapaki sebagai pradakshina.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

It Is Easy to Be Barbaric

To write poetry after Auschwitz is barbaric. (Adorno, 1903-1960) To design a park on an eviction site is barbaric; to paint a mural on an eviction site is heartless; unless it is only to remind us of the brutality of … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hunian Sosial

Berharap pemerintah berikut mau mendengar saran ini… Hunian Sosial adalah Solusi   Marco Kusumawijaya dan Muhammad Zul Qisthi Peneliti pada Rujak Center for Urban Studies   Beberapa tahun belakangan makin banyak berita tentang ketidakterjangkauan hunian di kota-kota besar oleh umumnya rakyat kita. Kalaupun … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment