Monthly Archives: February 2016

Reklamasi PELINDO di Depan Kampung Nelayan Kalibaru Merugikan

Kemarin bertemu para nelayan di Kalibaru. Menurut mereka perluasan Pelindo di depan kampung mereka itu merugikan: – Mengambil tempat di mana dulu mereka menangkap ikan – Menghalangi akses langsung mereka ke laut (lihat petanya jelas), karena reklamasi itu persis di … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

KELAS MENENGAH BARU

Menguatnya (jumlah) kelas menengah baru Indonesia (dan Asia) itu dapat menjadi kekuatan luar biasa: 1. Menjadi bagian dari kekuatan masyarakat sipil, bila punya kesadaran kritis dan luas. 2. Menjadikan kota baik dan nyaman, bila menjadi perantara (intermediary) untuk keadilan dan … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

KAMPUNG KUNIR SEBELUM DAN SESUDAH PENGGUSURAN

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

ROMO MANGUN dan Pembangunan Bertumbal

  Hari ini, 17 tahun lampau, Romo Yusuf Bilyarta Mangunwijaya, meninggalkan kita secara badaniah. Bagi saya, salah satu jasa terpenting Romo adalah kritik dan penyadaran fundamental akan betapa tidak etisnya “pembangunan bertumbal”. Ketika beliau “menduduki” tepian Kali Code di Yogyakarta, … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Drawing the River Near

  

Posted in Uncategorized | Leave a comment

MENDEKATKAN KOTA (YANG MAKIN DIJAUHKAN DARI KITA)

Telinga-telinga di balai kota, yaitu kantor gubernur dan DPRD, makin jauh dari jangkauan suara kita. Suara-suara mereka kita dengar karena mereka berteriak dari kejauhan, diperantai oleh media yang dimiliki dan disunting oleh orang-orang yang makin jauh dari kebanyakan warga. Meja … Continue reading

Posted in Uncategorized | 1 Comment