Monthly Archives: May 2014

Apakah Tata Kota Dapat Bantu Kurangi Kejahatan Seksual?

Sejauh menyangkut ruang-ruang publik, dapat! Dan, seharusnya memang demikian. Dengan catatan: tentu saja ada banyak hal lain harus dlakukan serempak. Tiga kata kunci untuk perancangan fasilitas umum terkait hal ini adalah: penerangan, keterlihatan, dan kedekatan (dengan keramaian). Membaca kalimat di … Continue reading

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Behind the Green Door

A way of exhibiting.    

Posted in Architecture, Nature and Environment | Leave a comment

6 Alasan untuk Menentang Insenerator Sampah

Habis ngobrol Skype dengan Yuyun Ismawati Shanty Syahril dan Verena Puspawardani tentang sampah.6 alasan untuk menentang insenerator sampah:– Sampah Indonesia tidak layak bakar– Insenerator menimbulkan masalah baru– Di seluruh dunia sedang dilakukan phasing out– Pengalaman penerapan insenerator di dalam negeri tidak berhasil– Alternatif ekologis (pemilahan, … Continue reading

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Common Space and Public Space in Contemporary Urbanization

(Originally presented at a conference in Singapore convened by William Lim on 25-26 May, 2013, published in William Lim, Public Space in Asia, 2014). Seemingly, rising aspiration for common space and community life in many cities is facing two counter currents: … Continue reading

Posted in Arts, Language and Culture, Communities, Urban Life | Leave a comment

Kalau Jokowi Presiden, Ini Pertanyaan-pertanyaan Perkotaan.

Dari Twitter, Harap baca dari tweet terbawah. 🙂 marco @mkusumawijaya kita bahkan blm punya cukup riset n pengetahuan ttg bgmn sifat urbanisasi dg kls menengah mutakhir ini.   marco @mkusumawijaya Presiden yg mantan walkot mungkin paham mendlm kebutuhan kota n apa yg … Continue reading

Posted in Communities, governance, Urban Development | Tagged | 2 Comments

Korupsi di Bidang Penataan Ruang.

(Dari status FB saya beberapa waktu yang lalu) Saya ceritakan suatu rahasia umum. Hari ini di Semarang saya bertemu para perencana tata-ruang generasi muda. Mereka ceritakan bagaimana imbalan jasa para perencana untuk pekerjaan tata-ruang “dipotong” antara 17.5 % (di daerah) … Continue reading

Posted in Uncategorized | 5 Comments