Category Archives: Communities

KJS, KJP dan Rusun Sewa atau Rusun Milik?

Dua hari berturut-turut mengunjungi warga Pluit, Warakas dan Kampung Duri mendapat kisah tentang masalah KJS, KJP dan rusunawa dari yang langsung mengalami. Rupa-rupanya sejauh ini identifikasi masalah benar, tapi solusinya salah. Kata seorang warga: “Pendidikan itu semestinya memang gratis. Anak … Continue reading

Posted in Communities, governance, Urban Development | Leave a comment

Yogya: Kuasa Warga Istimewa.

“Pidato” pada karya Arief Yudi “Bergantung pada Kata-kata” pada Biennale Yogya 2015, 13 November 2015 di Jogja National Museum (JNM). Keistimewaan Yogyakarta mulai pada tanggal hari ini, 13 November, 68 tahun yang lalu. Sebab, kata sejarahwan JJ Rizal, pada tanggal … Continue reading

Posted in Communities, governance, Nature and Environment, Urban Life | Leave a comment

Community as an alternative way of life towards ecological sustainability, or: Community as a critique towards state, market and desire.

Written for a lecture at San Art, Ho Chi Minh City, June 2015.   I want to share what I recently noticed as a realistic and reasonable possibility, and hence expect some conversation about it: community as an alternative way of … Continue reading

Posted in Communities, Nature and Environment, Urban Life | Leave a comment

Notes on the Consumption of Palm Cooking Oil

Consumption of industrial products and scale not only introduces  many bad things, but also destroys many good things. Most fundamentally it destroys good taste and dignity. Palm cooking oil destroys the taste of natural freshness and rich flavours of food. … Continue reading

Posted in Communities, Nature and Environment, Urban Life | Tagged | Leave a comment

Membaca Arah Pengembangan Seni Budaya di Indonesia

Catatan percikan pikiran untuk diskusi yang diselenggarakan oleh Koalisi Seni Indonesia + Indonesian Contemporary Art & Design (ICAD) 15 Oktober 2014 1. Kelas menengah muda kota akan menjadi konsumen utama kesenian. Sekarang pun sudah. Dan mereka mengoleksi karcis, bukan karya. Maksudnya, … Continue reading

Posted in Arts, Language and Culture, Communities, governance, Jakarta, Urban Life | Tagged , , | 2 Comments

DI ANTARA RUANG PRIBADI DAN RUANG KHALAYAK: DARI FLO UNTUK KOTA

Dari https://www.facebook.com/marco.kusumawijaya/posts/10152715804813708 Tiap hari kita menjelek-jelekkan menertawakan bangsa atau orang apa saja: Cina, Batak, Minang, Bugis, Papua, Jawa, Sunda, Jerman, Perancis,….Bahkan keluarga mertua, menantu, tetangga, …Dan tentu saja orang kota mana saja: arek Suroboyo, wong Solo, orang Medan, Bandung… Tapi biasanya … Continue reading

Posted in Arts, Language and Culture, Communities, Urban Life | Leave a comment

Desa Menurut Jokowi

Dari debat capres+cawapres semalam ada beberapa catatan penting tentang desa. Tapi disclaimer dulu ya: Ini catatan seorang ahli kota, bukan desa, yang baru belajar tentang desa satu tahun saja, dari a.l. Lilik Rohmad Ahmadi dan Yuli Kusworo Pertama, tidak benar … Continue reading

Posted in Communities, governance, Nature and Environment | Tagged , , | Leave a comment