Memikirkan Pikiran: Kemarin indah, tapi tak dapat dipercaya; esok harapan, tapi tak dapat diyakini.

Ketika itu, kata-kata memiliki kekuatan, setidaknya untuk menggugah.
Dan seseorang bisa hidup di antara mereka.

Mana yang bayangan, mana yang nyata?

Naskah adalah riwayat diri.

Pameran semacam retrospeksi membaca kembali pikiran-pikiran sendiri, yang menurut Sunyoung Oh dan Andesh Hermintomo layak diketahui khalayak.

Gimhae, Maret 2018.

Sekarang, setahun menjelng usia “dewasa” (menurut Buddhisme), memikirkan kembali pikiran dalam kesunyian dan kesendirian. Ketika kemarin lama sekali, dan di depan mata jauh sekali. Engkau pergi membawa waktu dan meninggalkan jarak.

Kemarin indah tapi tak dapat dipercaya. Besok harapan, tapi tak dapat diyakini.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s