Normal dan Natural?

Keduanya sudah tak ada. Sudah tak ada yang normal maupun natural terkait #banjir terakhir.

Curah hujan 377 mm dalam kurun waktu 24 jam dari jam 07 tanggal 31 Desember 2019 hingga jam 07 tanggal 1 Januari 2020 melampaui catatan 186 tahun terakhir. Keadaan tidak normal. Sedangkan rancangan normalisasi dan naturalisasi itu didasarkan pada keadaan normal yang mana?

Sambil menunggu analisis para ahli lebih jauh, saat ini sulit menganggap 377 mm per 24 jam itu natural tanpa sebab manusia. Kita ketahui, pemanasan global meningkatkan presipitasi (penguapan yang jadi awan dan jatuh sebagai hujan).

Jadi, tanpa bermaksud menaku-nakuti, saya khawatir kalapun saat ini seluruh program naturalisasi dan normalisasi sudah selesai, tetap saja Jakarta-Bekasi akan banjir. Karena kemungkinan besar mereka juga belum memperhitungkan 377 yang tidak normal dan tidak natural itu.

Ini hanya ungkapan kekhawatiran sementara, dengan maksud mengundang teman-teman yang punya perhitungan, analisis dan data-data lebih lanjut.

Dan, karena sekarang ini mayoritas penduduk Jakarta (dan jabodetabek?) telah pernah mengalami kerugian akibat #banjir, sudah cukup landasan kita untuk bersatu dan mencari solusi dan eksekusi yang lebih kreatif melampaui naturalisasi dan normalisasi.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s