PASKAH 2016: PETA PENGGUSURAN 2016

Menjelang Minggu Paskah 2016, sejatinya pada hari Kamis Putih 13 April 2017, LBH Jakarta menerbitkan laporan penggusuran 2016. Sesudah itu LBH juga mengumumkan akan mendampingi siapa saja yang dikenakan pasal penistaan agama.

Pada hari kamis yang sama makian yang keji ditujukan secara salah kepada seseorang yang secara mulia mengalah dan kemudian memaafkan serta meminta rakyatnya juga memaafkan.

Ini adalah Paskah yang penuh galau. Atau, mungkin juga tidak, sebab bukankah senantiasa demikian sejarah iman kita? Yang baik dan buruk berkelindan, menandakan ketiada-sempurnaan. Kita dapat memilah sikap dan tindakan yang buruk dari yang baik. Tapi seringkali keduanya mengisi tubuh, jiwa, dan relung ruang yang sama.

Nasib Homo sapiens menjadi lebih berat, karena ia dapat –dan karena itu seringkali harus– memilih dengan kesadaran. Tapi beban itu tak berarti apa-apa, tak dirasakan, justru oleh Sedulur Sikep. Kepahaman tentang kesatuan nasib dengan bumi membuat pilihan bukan pilihan, melainkan apa adanya yang seharusnya, hanya bagian dari air yang mengalir, debu yang terbang bersama deru. Mati bukanlah habis. Memilih, berperan, berupaya dan bertindak, sudah itu kembali menyatu dengan bumi, yang usianya insyaallah lebih panjang daripada Homo sapiens. Keberanian adalah sekaligus kerendahan hati, yang tidak memiliki kebanggaan.

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s