REVITALISASI, BUKAN REKLAMASI

Jakarta, kita semua, perlu mengajak para pengembang dan pemerintah mengarahkan pembangunan kembali (revitalisasi) DI DALAM Jakarta. Tiap pengembangan lahan yang sudah ada di dalam Jakarta harus selalu disertai tindakan memperbaharui segala infrastruktur yang makin tua dan usang di sekitarnya. Dengan demikian tiap bangunan baru di atas lahan yang lama akan meningkatkan kualitas kehidupan kota keseluruhan: infrastrukturnya, sosialitasnya, dan estetikanya untuk publik.

Saya yakin para arsitek kita tahu banyak cara dan senang menjawab tantangan demikian.

Itu juga tantangan menarik bagi para pengembang untuk kreatif dan inovatif. Dengan demikian peran para pengembang justru ditingkatkan, bukan hanya untuk memutar roda ekonomi sektor properti, tapi juga untuk memperbaiki seluruh kota.

Jakarta memerlukan itu. Itu lah kebutuhan Jakarta.

Membuka lahan baru makin jauh dari pusat kota, termasuk reklamasi, hanya terus menerus menimbulkan masalah baru: sosial dan lingkungan.
Dalam jangka panjang itu hanya memanjakan pengembang dan pemerintah menjadi tidak inovatif dan tidak kreatif secara ekonomi maupun dalam membentuk jalinan ruang kota yang beragam dan interaktif.

Reklamasi hanya menambah supply spekulatif yang tidak perlu untuk segmen pasar kecil, tidak menambah nilai apa-apa kepada kehidupan kota dan perbaikannya.

Selama ini sudah cukup buruk bahwa perumahan yang dibangun pengembang hanya terjangkau oleh (perkiraan yang saya kutip dari Pak Jo Santoso) maksimum 30 % demand, sehingga harus melobi pemerintah agar mengijinkan pembelian properti oleh WNA. Cobalah berpikir sebaliknya: bikinlah produk yang terjangkau oleh yang membutuhkan, bukan cari pembeli yang dapat menjangkau apa yang mampu dibuat. Cobalah tingkatkan inovasi dan kreativitas. Latihlah diri. Jangan terus menerus minta dimanjakan dengan kemudahan. Akibatnya buruk buat seluruh ekonomi Republik Indonesia.

Pemerintah, kalaupun mau “memudahkan”, berilah insentif untuk revitalisasi, bukan reklamasi.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s