Beberapa Kejanggalan Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan 2030, Jakarta

Baru selintas saya melihat file RDTRK Jakarta 2030, seketika dengan mudah nampak setidaknya empat kejanggalan yang saya lampirkan gambarnya di bawah ini. File ini dipercaya sebagai versi terakhir yang telah disahkan oleh DPRD sebagai Peraturan Daerah (PERDA), dan sedang diteliti oleh Kementerian Dalam Negeri.

Kejanggalan-kejanggalan ini bukan sepele, karena menyangkut monumen dan bangunan umum sangat penting, terkait sejarah nasional. Dan bagaimana bisa terjadi? Ini kesalahan atau kesengajaan?  Kalau kesalahan, agak memalukan, kalau kesengajaan, agak mengagetkan.

Bagaimana dengan kecamatan-kecamatan lain yang belum sempat saya lihat? Kelihatannya perlu bantuan teman-teman untuk melihat RDTRK kecamatannya masing-masing: Adakah bangunan umum yang berubah fungsi, adakah ruang terbuka hijau/biru yang berubah fungsi?

1. Apa yang dulu bernama Taman Ria Senayan menjadi komersial (perdagangan, perkantoran, jasa, warna ungu). Padahal, bukankah dulu Gub Fauzi Bowo pernah menolak pembangunan mall di sini dan mengatakan akan mempertahankannya sebagai ruang terbuka hijau. Kenapa justru berubah di bawah pemerintahan Joko Widodo dan Basuki T. Purnama yang katanya akan stop mall?

BfyFfauCEAETae6.jpg-large

2. Museum Nasional (warna coklat di sebelah kiri) tidak mencakup lahan perluasannya yang berbatasan langsung dengan Jalan Museum di sebelah utaranya. Sudah sejak tahun 1990an museum ini diperluas ke utara hingga berbatasan langsung dengan Jalan Museum di utaranya itu.

BfyF1WfCEAALsJT

3. Museum Perumusan Naskah Proklamasi jadi perumahan biasa (warna kuning) di sebelah Geraja Paulus/Ayam (warna cokat di tengah sebelah kiri/barat). Apakah ada rencana diam-diam memindahkan museum tersebut?

BfxthvBCAAAR9Nm-1.jpg-large

4. Taman Tugu Proklamasi menjadi komersial (perdagangan, perkantoran, jasa, warna ungu). Bukankah kalau taman seharusnya berwarna hijau?

BfxsUjDCEAEDQFj.jpg-large

This entry was posted in Architecture, governance, Jakarta, Urban Planning and tagged , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Beberapa Kejanggalan Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan 2030, Jakarta

  1. Adhitya Wirayasa says:

    kenapa tulisan ini tidak dilempar ke media massa saja bang? biar masyarakat luas juga jadi tahu isu nya.

    Like

  2. irfan IAP says:

    Tata ruang ibaratx sekarang menjadi Tata Uang….tidak berkualitas…dlm UU tata ruang hal ini, konsultan bisa dituntut mas, karena membuat perencanaan yg melanggar UU

    Like

  3. Iksa says:

    Wow … Musti banyak yang pelototin nih …

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s