Siapakah Perempuan Itu?

 

Siapakah perempuan itu yang tegak di antara tinggi-tinggi kota?

Teriaknya kecam

Tangisnya diam

Kanak pada lutut

Perempuan pada bahu

Papa kota mengelam

Siapakah perempuan itu yang berjerang bulan dan mentari?

Terik siang menguap kaki

Kelam malam kerudung

Rembang siang remang malam saksi

 

Kertas-kertas berkisar di antara kami dan kau

Suara-suara racau

Tanya kacau 

 

Siapakah kami yang menatap dari jauh?

 

Suara menusuk

Kadang terbalas

Kadang tembus

Semua membekas

pada yang tergerak dan yang terkutuk

 

Biar tak terbayar hirau tak terlampau

Akankah sendiri mendera?

This entry was posted in Arts, Language and Culture and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s