Panitia memberikan dua pertanyaan kepada saya:
1. “Bagaimana menanggapi dan merespon budaya lokal dalam meningkatkan kualitas sebuah kampung?” dan
2. “Bagaimana mengikutsertakan masyarakat (sekitar) untuk meningkatkan kampung mereka?”
Jawaban untuk pertanyaan pertama ada pada anggapan yang melatar-belakangi pertanyaan kedua: Proses melibatkan masyarakat itu sendiri adalah cara terbaik dalam mempelajari (kembali) budaya lokal, memenuhi kebutuhannya, mengalih-bentukkannya (transformasi) ke keadaan kiwari (kontemporer), dan meningkatkan kualitas kampung masyarakat kita.