Category Archives: Communities

Kedesaan Kita

Membaca kutipan ini, saya tercenung, seberapa masih tersisa dalam sikap hidup kita? Nyatanya UU Desa yang dibuat dulu. UU Kota belum. Semua orang ingin punya tanah, atau rumah di atas tanah. Claude Guillot, Pola Perkotan dan Pemerintahan di Kota-kota Perdagangan … Continue reading

Posted in Communities, governance, Nature and Environment, Urban Life | Leave a comment

Koalisi

Bukan koalisi partai politik yang saya maksudkan. Di tengah-tengah lalu lalang pemimpin-pemimpin menerobos kota Jakarta, saling mengunjungi tempat mereka rundingkan kekuasaan, saya terpikirkan perlunya masyarakat juga menyiapkan koalisi-koalisi sebanyak yang diperlukan, yaitu yang memperjuangkan berbagai cita-cita yang kita inginkan. Misalnya: … Continue reading

Posted in Communities, governance, Nature and Environment, Urban Development, Urban Life, Urban Planning | Tagged | Leave a comment

Kota Kreatif dan Ekonomi Kreatif

Catatan saya dari pertemuan dua hari di Chiang Mai (tg 3 dan 4 April 2014). Seharusnya, kota kreatif itu tidak menyempit pada ekonomi kreatif. Kota kreatif tidak harus berarti “kota dengan ekonomi kreatif yang berkembang”. Kota kreatif adalah kota yang … Continue reading

Gallery | Tagged , , | 2 Comments

Kampung, Pasar dan Ruang Bersama

Yahoo! Orang sering bertanya-tanya: Apa kekhususan kota-kota Indonesia? Rupanya, makin banyak kelas menengah baru melancong ke perbagai negeri dan kota lain, makin banyak juga yang memikirkan ulang kota kampung halamannya masing-masing di tanah-air Indonesia. Seolah-olah Indonesia itu satu, padahal sebelum … Continue reading

Posted in Communities, governance, Nature and Environment, Urban Life, Urban Planning | Tagged , , , , , | 3 Comments

Azab Sengsara Asap

(Foto dari http://fokusriau.com/berita-kabut-asap-bisa-buat-iq-anak-di-riau-jongkok-.html) Dari sahabat¬†Dedi Ariandi¬†saya dapat kabar dari Pekanbaru, yang memberikan sedikit jendela untuk merasakan bagaimana keluarga-keluarga menghadapi asap di sana. Ternyata anak-anak akan ujian hari senin besok lusa. Mereka harus konsentrasi belajar sekarang, sementara asap masuk ke rumah-rumah, … Continue reading

Posted in Communities, governance, Nature and Environment, Urban Life | Tagged , , | Leave a comment

Sampah Bukan Sampah

Fakta sampah: 6000 Ton sampah Jakarta tiap hari diangkut grobak dari sumbernya, yaitu rumah-rumah tangga dan lain-lain, ke 267 TPS (Tempat Pembuangan Sementara) di tiap kelurahan. Dari TPS itu lalu diangkut truk ke Tempat Pembuangan Akhir di Bantargebang, Bekasi, untuk … Continue reading

Posted in Communities, governance, Nature and Environment, Urban Planning | Tagged , | Leave a comment

Jakarta Perlu Ruang Biru untuk Atasi Banjir

Jakarta perlu ruang biru, bukan hanya hijau, dalam mengatasi banjir. Ruang-ruang yang terbengkalai atau selama ini tidak fungsional, semisal kolong jalan layang, dapat digali menjadi kolam air, ruang biru yang saya maksud. Ruang biru berfungsi sebagai ruang parkir air, yang … Continue reading

Posted in Communities, governance, Jakarta, Nature and Environment, Urban Development | 3 Comments

Hal Positif #Banjir

Saya melihat beberapa hal positif ini pada banjir: Banjir menampakkan banyak sampah yang kita buang. Di Jakarta: 6,000 ton/hari. Banjir merupakan peristiwa “flushing” alami. Banjir memberikan ruang dan waktu (ada yang menyebutnya: panggung) untuk para pemimpin mendekati warganya. Banjir memberikan … Continue reading

Posted in Communities, governance, Jakarta, Nature and Environment, Urban Life, Urban Planning | 2 Comments

Pak Jono, Tetangga yang Terzalimi

https://www.youtube.com/watch?v=XMj2Ieyy_qg Ini video pertama saya. Tentang Pak Jono, tetangga saya pecinta tanaman, yang bersama tanamannya terzalimi oleh proyek pengerukan kanal dan pertamanan Pemprov Jakarta. Lokasi: Jalan Purworejo, Menteng. Foto 1: Pak Jono sedang membenahi kembali kebunnya setelah kezaliman pertama, September … Continue reading

Posted in Communities, Jakarta, Nature and Environment, Urban Life | Tagged , , , | 3 Comments

Kota Rumah Kita

Buku Kota Rumah Kita dapat dipesan disini KUSUMAWIJAYA, Marco Kota Rumah Kita Jakarta: Borneo, 2006 xi + 381 hlm.; 18 cm x 24 cm ISBN: 979-99472-2-7 Foto Sampul karya Peter Bialobrzeski. Enam Foto Dalam oleh Erik Prasetya.

Aside | Posted on by | Leave a comment