Monthly Archives: September 2009

Tokyo

    Frozen white and stiff. Bigeye and yellowfin, are you there among them? Cry out and tell me, because I am not sure if my heart is ocean-blue or bloody red.   Quite chair and empty table standing still… … Continue reading

Posted in Arts, Language and Culture | Leave a comment

Sign of Autumn

Do you notice the sign of approaching autumn? It starts with the largest tree being generous, giving his leaves back to the earth. FUJIWARA NO TOSHIYUKI Aki ki-nu to Me ni wa sayaka ni Miyenedomo, Kaze no oto ni zo … Continue reading

Posted in Arts, Language and Culture, Nature and Environment | Leave a comment

Memahami derita orang-kebanyakan

Tentang pameran hasil workshop Ruang Tinggal Kota baru-baru ini di Galeri  Salihara, Elisa Sutanudjaja menulis dihttp://rujak.org/2009/09/ketika-ruang-tinggal-dipertanyakan/ …bahwa peserta workshop “Berangkat dari….derita…. Saya kira menarik bahwa kata “derita” muncul. Saya ingat Goenawan Muhamad pernah mengatakan pentingnya kita memahami derita orang lain … Continue reading

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Pikiran dan Seni

Sambuatan pada Pameran Hasil Workshop “Ruang Tinggal Kota”, Galeri Salihara, 9-16 September 2009. Kita hanya dapat berpikir tentang kota, tidak merancang dengan ambisi mewujudkan kota sepenuhnya sesuai spesifikasi kita. Kota terlalu kompleks untuk dapat sepenuhnya dikenali oleh suatu metoda atau … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment